Letusan di Kawah Sileri, Dieng Masih Aman Dikunjungi

Ilustrasi Kawasan wisata dataran tinggi dieng/ Yelp Indonesia

BANJARNEGARA – Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Arief Rahman mengatakan kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, aman dikunjungi wisatawan pascaletusan freatik di Kawah Sileri.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, pada tanggal 1 April 2018, pukul 13.42 WIB, kembali terjadi letusan freatik di Kawah Sileri, yang mengeluarkan semburan lumpur dengan tinggi kurang lebih 150 meter,” katanya di Banjarnegara, Ahad (1/4/2018) malam.

Ia mengatakan jika sebelumnya, petugas PPGA Dieng telah berkoordinasi dengan BPBD Banjarnegara terkait adanya perubahan suhu dan penurunan permukaan air Kawah Sileri pada tanggal 29 Maret 2018. Menurut dia, koordinasi tersebut dilakukan dalam rangka kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya letusan freatik di Kawah Sileri.

Terkait dengan letusan freatik tersebut, Arief mengatakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar masyarakat maupun wisatawan tidak mendekati Kawah Sileri pada jarak 200 meter dari bibir kawah.

Selain itu, kata dia, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu terkait dengan aktivitas Gunungapi Dieng serta selalu mengikuti arahan dari BPBD Banjarnegara maupun BPBD Provinsi Jawa Tengah.

“Yang pasti, Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng tetap aman dikunjungi wisatawan meskipun terjadi letusan freatik di Kawah Sileri,” tandasnya, ddikutip Antara.

Advertisement