LEBAK – Menjelang libur tahun Baru wisatawan di Lebak diimbau tidak bermain atau berenang di sekitar pantai selatan Lebak untuk menghindari kecelakaan laut.
“Peringatan ini karena cuaca pesisir Pantai Lebak kurang bersahabat, selain gelombang tinggi juga tiupan angin kencang,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, dilansir Antara, Selasa (27/12/2016).
Ditambahkannya, gelombang dan angin kencang melanda pesisir selatan Kabupaten Lebak sehingga berbahaya jika wisatawan melakukan aktivitas berenang.
Apalagi, pesisir selatan berhadapan langsung dengan Perairan Samudera Hindia yang ganas ombaknya itu, sehingga larangan berenang diberlakukan karena khawatir tersapu ombak besar.
Berdasarkan laporan BMKG Banten prakiraan tinggi gelombang perairan Selatan Lebak berkisar 2,0 meter sampai 3,0 meter dengan rata-rata kecepatan angin 24 kilometer per jam.
Tiupan angin bergerak dari barat dengan kisaran tiga sampai 12 knot.Â
Gelombang bergerak dari arah tenggara dengan jarak pandang empat sampai tujuh kilometer.
Gelombang karakter pantai selatan Lebak cukup tinggi juga banyak karang-karang, sehingga berbahaya bagi pengunjung yang berenang di sekitar pantai itu.
BPBD Lebak mengimbau pengunjung tidak berenang di sekitar Pantai Binuangeun, Bagedur, Panggarangan, Pulau Manuk, Sukahujan, Cihara, Bayah, Ciantir dan Sawarna berbahaya bagi wisatawan.





