Lima Desa di Donggala Terendam Banjir, 638 Warga Terdampak dan Satu Warga Hanyut

Ilustrasi Kondisi permukiman warga yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Rabu (15/3/2023). (Foto: BPBD Kabupaten Luwu Utara)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Banjir bandang terjadi di Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala, dan menyebabkan lima desa terdampak.

Kepala BPBD Sulteng Akris Fattah Yunus mengatakan lima desa terdampak banjir itu Desa Tosale, Lumbu Mamara, Salungkainung, Bambarimi, dan Lumbutarombo.

“Banjir ini terjadi pada 7 Juli pukul 14.30 Wita disebabkan hujan dengan intensitas tinggi memicu meluapnya air sungai sampai di pemukiman warga,” kata Akris di Banawa, Donggala, Selasa.

Ia mengemukakan saat ini pihaknya masih terus mengumpulkan data kerusakan dan korban terdampak akibat banjir itu di dua desa lainnya yakni Desa Bambarimi dan Salungkainung.

“Untuk Desa Tosale itu terdapat 40 Kepala keluarga dengan 400 jiwa terdiri 90 rumah dan tiga fasilitas umum seperti gedung SD, Tsanawiyah dan jembatan penghubung ke dusun 4 rusak parah,” ucapnya.

Sementara itu kerusakan parah juga terjadi di Desa Lumbu Mamara dengan total 70 kepala keluarga dan 180 jiwa serta 70 rumah rusak akibat banjir bandang itu.

“Data kerusakan di Desa Lumbutarombo ada 17 rumah terdampak dengan korban sebanyak 17 KK dan 58 jiwa termasuk Balita 3 orang, Lansia 5 orang dan Ibu hamil 1 orang,” sebutnya.

Ia menuturkan tidak ada masyarakat mengungsi akibat banjir tersebut.

“Satu orang warga Lumbu Mamara diduga hanyut terbawa banjir bernama Taharudin berusia 60 tahun dan saat ini masih terus dilakukan upaya pencarian,” katanya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here