Lima Jurnalis di Gaza Tewas Sekaligus akibat Rudal Israel

Warga menaruh bunga mawar di atas sejumlah foto jurnalis peliput konflik Israel di Gaza, Palestina pada aksi damai di Solo, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023). (Foto: ANTARA/Maulana Surya/Spt)

GAZA – Pasukan Israel meluncurkan rudal dan menyebabkan lima jurnalis tewas di sekitar sebuah rumah sakit di Gaza tengah, Kamis pagi.

Aljazeera melaporkan, para jurnalis dari saluran Al-Quds Today sedang beristirahat seusai meliput kejadian di dekat Rumah Sakit al-Awda, yang terletak di kamp pengungsi Nuseirat, ketika van penyiaran mereka terkena serangan udara Israel.

Para jurnalis yang meninggal tersebut bernama Fadi Hassouna, Ibrahim al-Sheikh Ali, Mohammed al-Ladah, Faisal Abu al-Qumsan dan Ayman al-Jadi. Anas al-Sharif dari Aljazirah mengatakan bahwa Ayman al-Jadi telah menunggu istrinya di depan rumah sakit saat sang istri sedang bersalin untuk melahirkan anak pertama mereka.

Tim pertahanan sipil mengambil jenazah para korban dan memadamkan api di tempat kejadian, kata Quds News Network. Militer Israel berdalih mengatakan pihaknya telah melakukan serangan “yang ditargetkan” terhadap kendaraan yang membawa anggota Jihad Islam dan akan terus mengambil tindakan terhadap “organisasi teroris” di Gaza.

“Sebelum serangan itu, banyak langkah yang diambil untuk mengurangi kemungkinan merugikan warga sipil, termasuk penggunaan senjata presisi, observasi udara, dan informasi intelijen tambahan,” kata militer dalam sebuah postingan di X. Militer Zionis tak memberikan bukti-bukti terkait tudingan mereka.

Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) awal bulan ini mengutuk pembunuhan Israel terhadap empat jurnalis Palestina dalam waktu seminggu, dan menyerukan komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban negara tersebut atas serangannya terhadap media.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here