SUKABUMI – Lima kecamatan mengalami kerusakan akibat bencana gempa bumi bermagnitudo 5.0 skala richter pada Selasa (10/3/2020) sore, sekitar pukul 17.17 WIB.
Daeng Sutisna, selaku Kepala Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi mengatakan lima kecamatan mengalami dampak kerusakan akibat gempa. Di antaranya adalah Kalapanunggal, Parakansalak, Cikidang, Cidahu dan Kabandungan.
Menurutnya, dampak gempa yang paling parah terjadi di empat kecamatan, antara lain Kalapanunggal, Parakansalak, Cikidang dan Kabandungan. Sementara untuk Kecamatan Cidahu dampak kerusakannya kecil.
Atas laporan tersebut, tim advance DMC Dompet Dhuafa tengah berada di perjalanan menuju lokasi gempa di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (11/3/2020) dini hari.
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC), bergerak cepat untuk mengirimkan tim respon.
Direktur DMC Dompet Dhuafa, mengatakan, sebagaimana dilansir dompetdhuafa.org, tim DMC bergerak untuk melalukan giat respon tahap awal dan assesment data. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menentukan program intervensi sesuai kebutuhan.
“Di tahap awal, kami berangkatkan tim respon dengan perlengkapan pelindung diri lengkap. Kemudian juga membawa sejumlah kebutuhan respon lainnya. Turut di dalam rombongan ada tim komunikasi. Sehingga dapat dengan cepat, untuk tim mengabarkan pantauan dan pergerakan,” tambah Benny.





