PAMULANG – Serangkaian kegiatan milad digulirkan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sejak awal November sampai saat ini.
Masih dalam rangkaian kegiatan milad, LKC Dompet Dhuafa Banten berkolaborasi dengan Optik Sansino membagikan kacamata gratis kepada para murid dan guru di SD Islam Bina Cendikia, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Rabu (17/11/2021).
Setelah siswa-siswi dan guru melakukan screening beberapa hari lalu, Tim LKC Dompet Dhuafa Banten hadir kembali di SDI Bina Cendikia untuk melakukan sesi penyerahan kacamata.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari milad LKC ke-20. Kita mengadakan beberapa rangkaian seperti donor darah, khitan massal, vaksinasi, salah satunya juga kita fokus pada para penyandang difabel. Baik itu yang sudah benar-benar membutuhkan alat kaki palsu, terus alat bantu dengar, termasuk salah satunya pemberian kacatama yang kita adakan ini,” tutur drg Martina Tirta Sari selaku Direktur LKC Dompet Dhuafa Pusat.
Menurut Martina, kondisi pandemi yang mengubah proses kegiatan belajar mengajar dari offline ke online membuat anak sekolah terpapar lebih lama dengan gawai. Penggunaan gawai dengan intensitas yang cukup tinggi tersebut dapat memicu terjadinya penyebab gangguang penglihatan.
“Dengan adanya fenomena yang ada, karena kondisi pandemi, akhirnya banyak kegiatan belajar mengajar menjadi online. Sehingga, kebanyakan anak sekolah terpapar lebih lama dengan gadget dibandingkan dengan biasanya. Dalam penggunaan gadget terus menerus itu bisa menjadi salah satu penyebab gangguan penglihatan,” ujar Martina.
Setelah dilakukan pemeriksaan beberapa hari yang lalu oleh LKC Dompet Dhuafa Banten dan Optik Sansino, ada sekitar 53 orang murid dan guru yang membutuhkan kacamata.
“Dari 115 (murid dan guru) yang diskrining, 53 butuh memakai kacamata. Dan, masih ada juga beberapa yang harus konsultasi dengan dokter spesialis mata karena kebutuhannya tidak cukup menggunakan kacamata saja,” ujarnya.
“Harapannya, program-program aktivitas rangkaian milad ini bukan cuma sekadar gebyar untuk rasa syukur kita sudah 20 tahun melayani dhuafa. Tapi, ini juga menjadi salah satu wujud bagaimana kita untuk memberi semakin banyak manfaat,” imbuh Martina.
Sementara itu, Hadi Ismanto selaku Kepala Sekolah SDI Bina Cendikia, menrasa bersyukur pihaknya bisa bekerja sama dengan Dompet Dhuafa.
“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali, SD Islam Bina Cendikia bisa bekerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk pemeriksaan mata dan pembagian kacamata secara gratis. Karena hal ini bisa menjadi solusi bagi siswa-siswi yang mengalami masalah pengelihatan,” ucap Hadi. (LKC DD)





