MAGETAN – Memasuki bulan kemanusiaan dan meningkatnya bencana di Indonesia, Dompet Dhuafa Jawa Timur (DD Jatim) mengadakan pelatihan kebencanaan untuk para relawan di Telaga Wahyu, Magetan, Jawa Timur, Sabtu (20/11/2021).
Sebanyak 60 orang yang berasal dari Surabaya, Malang, Blitar, Sidoarjo, Madiun dan Magetan mendapatkan pelatihan manajemen bencana selama tiga hari. Materi pelatihan meliputi, manajemen posko, manajemen respons bencana, asesmen kebencanaan, water rescue, pertolongan pertama untuk kecelakaan, dan latihan evakuasi.
Salah satu yang menjadi peserta pelatihan kebencanaan Dompet Dhuafa adalah Vella (21) asal Blitar. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan kebencanaan seperti ini.
“Tujuan saya ikut pelatihan karena ingin menggali ilmu tentang kebencanaan lebih dalam. Apabila ada kegiatan respons bencana yang melibatkan relawan, insyaallah siap,” tuturnya dilansir dari laman DD Jatim.
Pelatihan kebencanaan langsung dibimbing oleh para instruktur dari Disaster Managemen Center (DMC) Dompet Dhuafa.
Manajer Pengurangan Risiko Bencana (PRB) DMC Dompet Dhuafa, Lukman menjelaskan bahwa pada 2021, DMC telah banyak memberikan pelatihan kebencanaan.
“Setelah dari Jawa Timur, insyaallah akan dilaksanakan pelatihan yang serupa di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan. Sampai bulan ini, perkiraan sudah sekitar 500 orang relawan yang kami latih,” kata Lukman.
Sementara itu, Pimpinan DD Jatim, Kholid Abdillah, menegaskan bahwa pelatihan kebencanaan itu sangat penting.
“Karena, modal semangat saja dalam respons bencana tidak cukup. Bahkan, bisa jadi, niatnya membantu justru menjadi korban,” ujarnya.





