CIREBON – Longsor material galian di Desa Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Selasa (10/4/2018), menimbun dua pekerja, satu diantaranya tewas.
Korban tewas bernama Ahmad Yogi (38), warga desa setempat. Sedangkan rekannya yang juga tertimbun, Sena (45), berhasil selamat meski mengalami luka.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Gemulung Tonggoh, Eeb Sueb menjelaskan, sebagaimana dikutip Republika, korban tewas dikenal sebagai supir truk pengangkut pasir di lokasi. Yogi dan Sena saat itu diduga sedang mengangkut pasir dari sekitar tebing setinggi kurang lebih 15 meter ke dalam truk.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, E Kusaeri menjelaskan, Kecamatan Greged merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Cirebon yang rawan gerakan tanah ataupun longsor. Sebelum peristiwa itu, longsor juga pernah terjadi di Greged.
“Tapi selama ini longsor hanya mengancam rumah-rumah penduduk saja. Baru kali ini ada korban jiwa (Yogi). Itu pun infonya di lokasi bekas galian,” terang Kusaeri.
Longsor di Greged juga sebelumnya mengancam 15 rumah warga. Selain di Greged, longsor juga pernah terjadi di Kecamatan Dukupuntang, dan mengancam sekitar sepuluh rumah warga.





