Longsor Jember, 37 Keluarga Terancam Longsor Susulan

Ilustrasi Rumah di Luwu Timur tertimbun longsor/ Tribun Timur

JEMBER – Tanah longsor terjadi di tiga desa dan satu kelurahan di tiga kecamatan, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, selama dua hari terakhir.

Longsor pertama terjadi pada Jumat petang (9/2/2018), dimana tanah longsor menimpa rumah Pak Nihan Alias Pak Heri, di Dusun Gujuran, Desa Suco Pangepok, Kecamatan Jelbuk.

“Kerusakan sedang. Tinggi longsoran 25 meter dan lebar 30 meter. “Selain material tanah terdapat juga bongkahan Bambu. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Widi Prasetyo, Minggu (11/2/2018).

Selain itu longsor juga terjadi Jumat malam itu di Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa dan menyebabkan jalan di samping pemukiman warga dalam posisi menggantung. Plengsengan rumah warga longsor sepanjang lima meter dan lebar tiga meter, dengan kedalaman dua meter, juga berjarak dua meter dari pemukiman warga.

Ada 37 keluarga yang terancam longsor susulan, sebelas keluarga di antaranya tinggal di rumah yang sudah retak. Dua keluarga, Junaidi dan Joni, terpaksa diungsikan karena berada dalam rumah dengan kondisi mengkhawatirkan.

Sementara itu di Dusun Sumber Candik, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, tanah dengan kemiringan 65 derajat longsor sepanjang 50 meter dan ketinggian 10 meter. “Longsoran menimpa saluran irigasi,” kata Widi, dikutip beritajatim.

Advertisement