Malaysia Tak Ingin Ratifikasi Konvensi Pengungsi

0
77

KUALA LUMPUR—Malaysia meneguhkan sikapnya untuk tidak meratifikasi Konvensi Pengungsi Tahun 1951 dan Protokol 1967. Banyak pertimbangan yang menjadi dasar.

Wakil Menteri Luar Negeri Datuk Hamzah Zainuddin mengatakan, Malaysia perlu mempelajari secara mendalam, dampak dan implikasi dari berpartisipasi dalam instrumen internasional, terutama dalam hal ancaman terhadap keamanan, peningkatan masalah sosial dan beban keuangan kepada pemerintah.

“Dalam hal ini, studi menyeluruh harus dilakukan dengan hati-hati oleh pemerintah sebelum keputusan diambil,” ujarnya sebagaimana dikutip Bernama, Kamis (10/6/2015).
Mengenai inisiatif pemerintah dalam menangani krisis perdagangan manusia dan imigran Rohingya dan Bangladesh yang masuk secara ilegal, Hamzah mengatakan Malaysia sebagai Ketua ASEAN telah sepakat dengan negara-negara ASEAN lainnya, termasuk Indonesia dan Myanmar, dalam mengatasi krisis ini.

“Kami juga menekankan bahwa masyarakat internasional harus menanggung beban bersama-sama, dengan bantuan yang tepat, terutama keuangan kepada pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk menutupi biaya perlindungan sementara orang Rohingya dan Bangladesh yang menjadi korban perdagangan manusia,” tukasnya.

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here