MERANGIN — Watimpres RI KH Ahmad Hasyim Muzadi meminta semua pihak untuk menjaga persatuan umat dari perpecahan. Menurut dia, sudah 15 tahun terakhir, Islam di Tanah Air telah banyak dimasuki pengaruh lain.
Bahkan, kata Hasyim, tanda-tanda perpecahan umat Islam di Indonesia sudah mulai terlihat nyata, saat ini. “Untuk itu, harus cepat diselamatkan agar persatuan umat tetap terjaga,” katanya, pada kegiatan tabligh akbar peringatan tahun baru Islam 1438 Hijriah di Halaman Masjid Baitul Makmur, Senin (10/10).
Karena itu, kata KH Hasyim Muzadi, melalui forum ini, pihaknya mengajak umat Islam di Kabupaten Merangin, wa bil khusus pimpinan pesantren, untuk selalu memikirkan nasib umat dan agama Islam. “Jelasnya, para pimpinan pesnatren di kabupaten Merangin jangan tinggal diam, ini kesempatan kita untuk bangkit menjaga agama kita dan menjaga persatuan dan serta menguatkan ukhwah islamiah,” tegasnya.
KH Hasyim Muzadi meminta, semua pihak agar tidak terkotak-kotak dan terpecah belah yang disebabkan oleh pengaruh dari luar. “Didik anak-anak kita dengan baik. Didik mereka dengan ikhlas, karena kita akan menitipkan masa depan umat kepada mereka. Jaga umat ini dari perpecahan yang disebabkan banyak pengaruh,” ujarnya.
Kegiatan Peringata Tahun baru Islam dirangkai dengan kegiatan Peringatan Hari Santri yang ke-2 dan penulisan mushaf Alquran oleh santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Merangin. Kemenag.go.id




