LEBAK – Susi, 11 tahun, seorang gadis ayu kelahiran Lebak Banten. Ia anak ke-5 dari pasangan Santa (41 tahun) dan Arsinah (37 tahun) sudah hampir 5 tahun ini menderita tumor di mata kirinya sehingga ia terancam kebutaan.
Sakit Susi bermula saat berusia 6 tahun ketika itu ia sedang asyik bermain, tiba-tiba ada sesuatu benda yang masuk ke mata kirinya.
Secara spontan kedua tangan Susi kecil ini menggosok gosok mata kirinya itu secara bergantian. Sejurus kemudian matanya memerah dan Susi segera mengadukan hal itu ke ibunya.
“Dulunya mah kena angin, pak. Eeh lama lama jadi begini matanya,” kata Arsinah yang sehari hari hanya mengurus rumah tangga kepada Salim Juniantoro, Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC Dompet Dhuafa, Rabu (8/6/2016) siang.
Arsinah menambahkan, dulu Susi pernah ia bawa ke RSUD Dr. Adji Darmo Rangkasbitung untuk mengobati matanya, hingga ia mendapat rujukan ke RSCM Jakarta.
Namun sayang, usaha untuk menyembuhkan penyakit mata Susi terhenti lantaran tak ada biaya transportasi dan lainnya untuk bolak-balik ke RSCM.
Bagi Santa, ayahnya Susi, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari saja sudah cukup sulit baginya, yang hanya seorang kuli gali pasir di daerah Karian Lebak, apalagi untuk biaya transportasi dan biaya makan selama pengobatan Susi ke Jakarta.
Upah yang berhasil Santa bawa pulang untuk keluarga di rumah saat ini tak lebih berkisar Rp. 20.000 – Rp. 50.000 per hari.
Besar harapan keluarga yang bertempat tinggal di Kampung Lebak Jambu Rt 5/1 Desa Pasir Tanjung, Rangkasbitung, Lebak Banten ini agar tim RDK LKC Dompet Dhuafa dapat membantunya hingga Susi sembuh.
Setelah melihat langsung kondisi Susi, tim RDK akan segera menyepakai langkah untuk membantu pengobatan Susi. Jika ada dermawan yang ingin membantu Susi, bisa menghubungi tim #MariMembantu di KBK.
Untuk Informasi Lebih Lanjut :
Kontak #MariMembantu: Yanti
Philanthropy Building,
Jalan Warung Jati Barat No. 18,
Jakarta, Indonesia 12540
Telp. +62-21-7823411
Email: marimembantu@kemanusiaan.id | kemanusiaan.id@gmail.com





