Mengapa Rafah jadi Target Baru Israel?

Kerusakan di Rafah akibat serangan Israel pada 9 Februari 2024/ foto: AFP

RAFAH – Rafah yang melintasi perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir kini menjadi  target operasi darat Israel yang berdampak terhadap lebih dari satu juta warga sipil yang terjebak.

Rafah memiliki luas 64 km persegi (25 mil persegi) dan ketika sebelumnya Israel menyerang Gaza selama empat bulan terakhir, semakin banyak orang yang digiring ke sana oleh pasukan Israel yang terus menjanjikan keamanan disana, namun tidak pernah terwujud, bahkan kini menjadi target sasarannya.

Sekitar 1,4 juta warga Palestina kini telah terdesak di Rafah akibat pemboman Israel yang tiada henti yang telah menewaskan hampir 30.000 warga Palestina.

Orang-orang berada dalam kelompok padat di ruang terbatas yang dipenuhi puing-puing akibat dibom oleh Israel. Kondisinya sangat buruk, dengan kekurangan yang parah.

Sementara Tel Aviv sendiri mengklaim melakukan operasi disana karena empat brigade Hamas ada di Rafah.

Israel juga mengklaim rencana untuk mengevakuasi kota tersebut ke tempat yang tidak jelas atau diklaim masih dalam persiapan, sehingga membuat warga Palestina yang tengah berlindung disana semakin rapuh.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here