JAKARTA (KBK) – Tantangan pemulasaraan jenazah bukan terdapat pada si jenazah. Tetapi justru terdapat pada diri kita sendiri. Ujar Manager Layanan Jenazah Dompet Dhuafa Ust Madroi ketika memberikan pelatihan kepada puluhan karyawan Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta (20/5).
Untuk ke dua kalinya bersama OJK, Dompet Dhuafa memberikan pelatihan pemulasaraan jenazah di saat bulan suci Ramadan. Menurut Madroi rasa taut ketika mengurusi jenazah dikarenakan paparan media televisi yang kurang mendidik. Munculnya prasangka bahwa jenazah dapat bangun kembali atau berubah menjadi hantu yang menyeramkan merupakan halusinasi individu akibat imajinasi usai melihat hal tersebut di berbagai media.
“Salah besar bila kita takut sama jenazah. Di tinjau dari Al quran mau pun hadis, tidak ada hantu orang meninggal seperti di film,” kata Madroi (20/5).
Rasa takut itu bisa di atasi dengan mengenali jenazah saat masih hidup, menguatkan mental sebelum memandikan dan mengusir jauh-jauh pemikiran bahwa jenazah bisa menjadi hantu.
“Satu lagi jangan jijik terhadap jenazah. Karena kalau tidak ada yang mau memandikan, lantas siapa yang akan memandikan jenazah umat muslim,” ucapnya.





