PEKANBARU – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Prof. Yohana Susana Yembise, menyebutkan rumah singgah kanker anak milik Kota Pekanbaru bisa menjadi percontohan bagi daerah lain guna memberikan perhatian bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan terlantar.
“Saya sudah jalani Indonesia, tetapi baru ini ditemukan rumah singgah seperti ini yang peduli kepada anak-anak kanker,” ungkap sang Prof, di Pekanbaru, Sabtu, saat meresmikan penggunaan rumah singgah kanker anak Alfamart di Jalan Kartini, Pekanbaru, Provinsi Riau.
Menurut ibu Menteri, kepedulian yang ditunjukkan oleh dunia usaha seperti Alfamart ini bagi membantu pemerintah dalam membangun sumberdaya manusia Indonesia perlu dicontoh.
Karena pemerintah tidak bisa sendiri dalam mewujudkan cita-cita bangsa membangun negeri ini.
Menteri menekankan sumbangsih dunia usaha juga diatur Sesuai Undang-Udang perlidungan anak pasal 75, yang menyatakan peran dunia usaha untuk melindungi anak-anak sangat diperlukan.
“Alfamart sudah menunjukkan kepeduliannya, salah satunya dengan rekor muri penyumbang kaca mata terbanyak se Indonesia. Termasuk pendirian rumah singgah ini,” bebernya. -Antara





