spot_img

Menyiksa Tahanan, Sipir di Libanon Ditangkap

BEIRUT—Aparat keamanan Libanon menangkap dua sipir penjara Roumieh yang kedapatan menyiksa tahanan secara kejam. Keduanya ditahan setelah video yang berisi adegan penyiksaaan terhadap tahanan di penjara tersebar luas.

Menteri Kehakiman Libanon, Ashraf Rifi mengumumkan sendiri kepada publik terkait penahanan kedua sipir tersebut. Ia juga berjanji akan melakukan penyelidikan secara mendalam atas kasus ini. Ia menyebut penyiksaan yang terekam dalam video dan tersebar di dunia maya sejak Sabtu (20/6) lalu sebagai “kejahatan terhadap negara dan kemanusiaan.”

“Kami akan menyelidiki sampai akhir. Kejahatan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” katanya seperti dikutip Al Jazeera, Senin (22/6/2015).

Dalam video yang direkam dengan kamera ponsel itu nampak seorang tahanan yang terutup matanya, tangannya terikat di belakang, dan hanya mengenakan celana pendek, dipukuli berkali-kali dengan batang pipa. Sipir juga berkali-kali menendang tahanan yang tersungkur di lantai yang penuh dengan air. Tahanan itu berteriak kesakitan.

Dia diminta untuk mengaku atas tuduhan yang diberikan, yaitu sebagai pengangkut teroris. Ketika tahanan berteriak kesakitan, sipiritu menghardiknya dan mengatakan, “Kecilkan suaramau atau akan kami congkel matamu.”

Dalam video lainnya, sekitar selusin tahanan dilucuti pakaiannya, dengan tangan terikat di belakang, mereka duduk di lantai.

Roumieh adalah penjara terbesar di Lebanon dan telah lama terkenal karena kondisi yang mengenaskan di beberapa bloknya, termasuk kepadatan penduduk dan perlakuan kasar terhadap para tahanan.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles