Misy’al : Tak Ada Masa Depan Zionis di Palestina

Kunjungan pimpinan Hamas ke Malaysia. Foto:panjimas

KUALA LUMPUR (KBK) – Di depan peserta muktamar UMNO di Flamingo Kualalumpur, Kholid Misy’al, Ketua biro politik gerakan perlawanan Islam Hamas menegaskan, sikap para pemukim ZIseael telah melewati batas. Inilah salah satu penyebab meletusnya intifadah Al-Quds.

“Puncak dari kemarahan warga akibat penderitaan yang bertubi-tubi serta perluasan permukiman dan kezaliman yang terus menerus, maka meledaklan intifadah Al-Quds,” jelas Misy’al sehari sebelum Milad Hamas Ke-28 yang dirayakan rakyat Gaza.

Sementara itu, akibat blockade dan pembagian terhadap Al-Aqsha melahirkan aksi berdarah, kemarahan hingga aksi rakyat untuk mempertahankan AL-Aqsha. Kemarahan mereka tergambar dari aksi pertahanan jama’ah di dalam masjid Al-Aqsha dan juga sejumlah aksi syahid mereka di luarnya. Dengan demikian tidak ada ketentraman mereka di wilayah Palestina.

Dalam kesempatan yang sama, Misy’al juga mengucapkan selamat kepada warga Gaza yang telah Sembilan tahun diblokade internasional, akibat kemenangan perlawanan dalam pemilihan umum tahun 2006 lalu. Mereka kini harus menderita akibat pilihan mereka.

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Misy’al menekankan, tak ada alasan lemah, 1,8 juta jiwa tinggal didalam tanah tak lebih dari 360 km. Namun mereka mampu mengalahkan Zionis. Oleh karena itu taka da masa depan bagi Zionis.

Advertisement