YOGYAKARTA – NA (25), perempuan pemberi takjil sate ayam beracun yang menewaskan N (10), anak pengemudi ojek online di Kecamatan Sewon, Bantul, berhasil diamankan polisi. Kepada polisi, perempuan asal Majalengka ini mengaku nekat mengirim makanan beracun itu karena sakit hati.
“Motifnya adalah sakit hati karena ternyata target menikah dengan orang lain tidak dengan dirinya,” kata Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria di Polres Bantul, Senin (3/4) dilansir dari laman Kumparan.
Yang dimaksud target adalah Tomy, pria yang dikirimi sate beracun. Menurut Burkan, pelaku sempat memiliki hubungan dengan target yang tinggal di daerah Kasihan, Bantul.
“Pernah berhubungan dulu sebelum nikah,” kata Burkan.
Kabar yang beredar Tomy merupakan seorang polisi. Namun, Burkan menegaskan Tomy adalah PNS.
“Identitas T, pegawai negeri,” ucap Burkan.
Dalam jumpa pers di Mapolres Bantul tersebut, tersangka NA juga dihadirkan. NA yang tingginya semampai tersebut mengenakan baju tahanan warna biru, rambut panjangnya diikat, dan memakai masker medis.





