AEGEA-Untuk membantu Turki dan Yunani menindak jaringan kejahatan penyelundupan pengungsi ke Eropa saat ini Kapal NATO tengah dalam perjalanan menuju Laut Aegea.
Seperti dilansir The Star, Jum’at (12/2), aksi ini dilakukan setelah menteri pertahanan NATO menyetujui untuk menggunakan kekuatan maritim di Mediterania timur untuk membantu membrantas penyelundupan.
Panglima Tertinggi Sekutu Jenderal Philip Breedlove mengatakan dia bekerja dengan cepat untuk merancang misi.
“Kapal kami berlayar dengan arah yang tepat,” kata Breedlove dalam konferensi pers, dan rencana misi akan disempurnakan pada saat mereka sedang dalam perjalanan. “Pelayaran itu sekitar 24 jam,” lanjutnya.
NATO sendiri tidak menyangka ketika diminta Turki dan Yunani untuk membantu mengatasi krisis migrasi terburuk sejak perang dunia II tersebut.
Tidak seperti misi maritim Uni Eropa di lepas pantai Italia, yang mengusung penyelamatan migran ke pantai Eropa, NATO akan kembalikan migran ke Turki bahkan jika mereka dijemput di perairan Yunani.
Selain itu, menurut Sekretaris Jenderal NATO , Jens Stoltenberg, NATO akan memantau perbatasan darat Turki-Suriah untuk mengawasi para penyelundup, menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.





