OKI Sambut Baik Keputusan Rusia Tarik Pasukan dari Suriah

Ilustrasi KTT OKI ke 4/Foto Muslim Institute

KUALA LUMPUR—Organisasi Kerja sama Islam (OKI) menyambut baik keputusan Rusia untuk menarik keluar pasukannya di Suriah. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Jenderal Iyad Ameed Madani dalam sebuah siaran pers di Jeddah.

Ia mengatakan, keputusan itu merupakan perkembangan positif yang akan memperkuat pembicaraan damai di Jenewa guna mengakhiri krisis. Madani juga menegaskan dukungan OKI untuk upaya yang dilakukan Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, mengenai babak baru perundingan antara delegasi pemerintah Suriah dan oposisi.

Menurut laporan, Rusia mulai menarik pasukan dari Suriah pada Selasa (15/3) kemarin. Rusia telah ambil bagian dalam serangan udara di Suriah selama lima bulan atas permintaan Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Penarikan itu terjadi setelah gencatan senjata yang ditengahi Rusia dan Amerika Serikat berlaku pada 27 Februari lalu. Dalam pernyataan OKI, Madani juga menggarisbawahi sikap tegas organisasi yang diikuti 57 negara ini untuk menemukan solusi politik.

Dia juga mendesak semua pihak untuk mematuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB) bernomor 2.254 dan 2.268, bertarikh 18 Desember 2015 dan 26 Februari 2016.

Resolusi DK PBB 2254 menyatakan dukungan proses politik Suriah yang difasilitasi oleh PBB, yang akan membentuk pemerintahan “kredibel, inklusif dan non-sektarian ” dalam waktu enam bulan. Resolusi ini juga mengatur jadwal dan proses penyusunan konstitusi baru.

Sementara Resolusi DK PBB 2268 mendukung kesepakatan yang disampaikan dalam Pernyataan Bersama oleh AS dan Rusia, wakil dari Kelompok Internasional Pendukung Suriah (International Syria Support Group).

 

Advertisement