
GELOMBANG ke-3 lonjakan penyebaran Covid-19 terutama varian virus baru Omicron yang “medan tempur” terdepannya berada di wilayah DKI Jakarta dan Jawa- Bali mulai menyebar ke wilayah lain.
Sampai Minggu (7/2), ada 36.057 kasus pertambahan harian Covid-19 atau dengan cepat sejak pertengahan Januari lalu, trennya terus melonjak , mendekati rekor pada 15 Juli tahun lalu (56.757 kasus).
DKI Jakarta masih berkontribusi tertinggi jumlah paparan Covid-19 dengan 15.825 kasus, disusul Jawa Barat (7.603 kasus), Banten (4.649 kasus dan Jawa Timur (2.218 kasus).
Peningkatan kasus Covid-19 dalam dua pekan terakhir (sejak 24/1) masih mendominasi wilayah se-Jawa Bali, namun lonjakan kasus diperkirakan juga akan segera terjadi di luar wilayah tersebut.
Angka kematian walau tidak secepat angka penularan, juga terus menanjak , dari angka terendah dengan satu kematian (3/1) dibandingkan rekor tertinggi (2.069 orang) pada 27 Juli, menjadi 57 orang (Minggu 7/2).
Total penyebaran Covid-19 sejak awal masuk ke Indonesa, 2 Maret 2020 menjadi 4.516.480 kasus, 144.154 meninggal dan 4.183.027 dinyatakan sembuh (bertambah 10.569 orang pada 7/2).
Lonjakan kasus Covid-19 juga membuat keterisian tempat tidur di RS (BOR) naik tajam terutama di DKI Jakarta menjadi rata-rata di atas 60 persen. Sementara angka rata-rata nasional 23,35 persen.
Wilayah DKI Jakarta juga menetapkan pembatasan 50 persen kapasitas belajar-mengajar di sekolah (Pembelajaran Tatap Muka-PTM), begitu pula Tengerang, Bogor, sedangkan Kab. Bekasi meberlakukan PJJ secara penuh.
Persiapan juga dilakukan untuk mengantisipasi ledakan Covid-19, misalnya Pemprov Jatim yang menyiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter) di 38 kabupaten dan kota dengan 13.853 tempat tidur
Omicron Menyebar
Di Papua, satu kasus Omicron ditemukan kota Jayapura dan dua lagi di Kabupaten Jayawijaya, dan di sejumlah kabupaten seperti Asmat, Biak, Jayawijaya, Kerom, Mappi, Mimika, Merauke dan Yapen juga sudah terdeteksi adanya paparan varian tersebut.
Lonjakan kasus Covid-19 terutama varian Micron yang beberapa kali lebih menular dibandingkan varian Delta namun dengan fatalitas yang lebih rendah, dicemaskan bakal membuat fasyankes terutama RS Rujukan bakal kewalahan.
Bagi warga yang tidak memiliki gejala setelah diambil specimennya atau bergejalan ringan diminta melakkan isolasi mandiri di rumah masing-masing, sementara fasyankes diperuntukkan bagi pasien bergejala sedang sampai berat dan yang memiliki komorbid.
Patuhi prokes 3M, hindari kerumunan dan tunda perjalanan, khususnya menghadap outbreak serangan gelombang ke-3 yang diprediksi mencapai puncaknya akhir Februari atau awal Maret.
Tetap patuhi prokes 3M, dan hindari kerumunan serta tunda perjalanan!.




