Palestina Minta UEA Tidak Berhak Bicara Tentang Masjid Al Aqsa dengan AS dan Israel

Ilustrasi/Ist

RAMALLAH – Ajudan Presiden Palestina, Nabeel Shaath mengatakan Uni Emirat Arab (UAE) tidak berhak ikut campur dalam urusan Masjid Al-aqsa.

“Bukan hak UAE untuk berbicara tentang urusan Masjid Al-aqsa yang diberkati,” katanya, dalam wawancara dengan Arab21.

Dia mengatakan, jika UAE berusaha menenangkan Amerika Serikat,  bukan berarti sebagai imbalan atas tanah yang diduduki seperti yang terjadi di Sinai atau Dataran Tinggi Golan.

Shaath menekankan bahwa UAE tidak berhak menafsirkan hukum internasional sesuai dengan keinginannya atau “mendekati hak-hak rakyat Palestina dan tanah suci mereka”.

Sehari sebelumnya, tentara Israel dilaporkan dengan sengaja memasang pengeras suara di Masjid Al-Aqsa hingga memicu amarah dari pemerintah Palestina.

Sistem pengeras suara itu memungkinkan Israel mengganggu ibadah jamaah Muslim di masjid, dengan membuat pengumuman dan instruksi kepada mereka yang berada di dalam kompleks.

a

Advertisement