PAPUA – Dampak pandemi Covid 19 dirasakan oleh masyarakat di wilayah Papua. Termasuk di Kampung Yobeh Sentani Kab Jayapura. Selasa (10/11/2020).
LKC Dompet Dhuafa Papua bekerjasama dengan Pertamina Peduli dan lintas stakeholder yaitu Puskesmas Sentani dan satgas covid di wilayah sentani, Polsek sentani, dinas sosial dan lainnya, sejak Juli 2020 menginisiasi Kawasan Cekal Corona dengan program deteksi resiko covid 19, aksi layanan kesehatan mobile, edukasi masyarakat utk menjaga 3M, suport sarana cuci tangan, dan ketahanan pangan berbasis komunitas.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah ketahanan pangan yg dilaksanakan sejak 19 Oktober 2020 LKC Dompet Dhuafa Papua kerja sama dengan MOR VIII PERTAMINA mengadakan kegiatan Pembagian Bibit sayur kepada masyarakat Kampung Yobeh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.
Adapun yang menjadi sasaran kegiatan pembagian Bibit adalah warga Di Kampung Yobeh yang terdampak Pandemi Covid 19 khususnya petani sayur.
Diawali dengan sharing session mengenai cara penanaman, pemupukan dan pencegahan hama penyakit sayur yang baik. Para petani juga mengungkapkan tentang hambatan dalam penanganan hama dan penyakit terutama kutu putih, layu Fusarium dan ulat tanah.
Petani yang menerima bantuan sebanyak 50 KK dengan paket bibit sayur berupa Kangkung, Bayam, dan 4 jenis sawi yang laris di pasar Sentani. Mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dan berterimakasih kepada Dompet Dhuafa dan Pertamina karena dengan bibit yang ada dapat meminimalisir dampak Pandemi Covid 19.
Pembagian bibit ini merupakan program Kampung Siaga Covid 19 untuk ketahanan pangan. Diharapkan setelah menerima bibit petani menanam, kemudian memanfaatkan sebagai sayur di rumah dan sisanya bisa dijual untuk kebutuhan yang lain. Ketahanan pangan yang dikampanyekan adalah 30% dari kebutuhan pangan didapatkan dari produksi pribadi dan sisanya membeli ke orang lain.
Pendampingan dilakukan LKC Dompet Dhuafa bersama dengan PPL (penyuluh pertanian lapangan), PPA dan akademisi dari Universitas Cendrawasih utk suport pertanian organik.
Bulan november ini bibit dan pemanfaatan lahan seluas 10 hektar sudah membuahkan hasil berupa tumbuhnya aneka sayuran yg siap panen.
Penerima manfaat 50 KK bersiap utk memanen sayuran utk menunjang ketahanan pangan yang akan menunjang gizi keluarga sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.





