Pascagempa Lebak, BPBD Sukabumi Tingkatkan Kewaspadaan di Tiga Kecamatan

Ilustrasi Rumah rusak di Lebak karena gempa Banten. Foto:Ist

SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hingga kini belum mendapatkan laporan kerusakan, pascagempa Lebak, Banten pada Jumat (16/2/2018) pukul 12.13 WIB.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman mengatakan gempa bumi yang terjadi pada Jumat tadi, bisa saja berdampak kepada kerusakan khususnya di tiga kecamatan yakni Cikakak, Kabandungan dan Warungkiara.

Menurutnya, kewaspadaan di tiga kecamatan ditingkatkan karena berkaca pada kejadian bencana gempa yang pusatnya juga di Lebak pada 23 Januari 2018 lalu daerah ini adalah yang paling parah terkena dampaknya.

Dilansir Antara, eka mengatakan BPBD sudah menugaskan anggotanya beserta relawan untuk menyisir dan mendata apakah pada bencana kali ini timbul kerusakan atau tidak. Jangan sampai ada data yang simpang siur karena hingga saat ini BPBD masih melakukan verifikasi data kerusakan gempa Lebak yang terjadi pada 23 Januari lalu.

Namun, jika dari getaran yang dirasakan warga, pihaknya menilai gempa tersebut tidak berdampak kepada kerusakan bangunan baik permukiman warga maupun fasilitas umum lainnya.

“Kami masih bersiaga khawatir ada gempa susulan, tetapi warga diimbau agar tidak percaya terhadap isu maupun informasi hoax tentang gempa susulan namun waspada perlu karena Kabupaten Sukabumi, juga merupakan daerah rawan terjadi gempa,” tambahnya.

 

Advertisement