Pascaserangan Israel, Penerbangan Iran Kembali Dibuka

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/skyNext)

TEHERAN – Lalu lintas penerbangan di Iran kembali dibuka pada Sabtu pukul 9 pagi waktu setempat (05.30 GMT) setelah sempat ditangguhkan sementara akibat serangan Israel di sejumlah kota di negara tersebut.

Seorang juru bicara penerbangan sipil mengumumkan pembukaan kembali penerbangan, serta mengimbau penumpang agar mengikuti informasi terbaru dari maskapai.

Dia juga menekankan agar penumpang menghubungi maskapai terkait jadwal penerbangan atau penundaan yang mungkin terjadi.

Sebelumnya, pertahanan udara Iran melaporkan bahwa Israel melancarkan serangan di beberapa lokasi di Teheran dan dua provinsi lainnya. Media pemerintah Iran menyebutkan bahwa serangan itu berhasil digagalkan.

“Meskipun ada peringatan sebelumnya dari Republik Islam kepada rezim Zionis kriminal untuk menahan diri dari tindakan provokatif, rezim ini menyerang lokasi militer di Teheran, Khuzestan, dan Ilam pagi ini dalam eskalasi yang nyata,” demikian pernyataan pihak Iran.

Sumber keamanan menginformasikan bahwa serangan dimulai sekitar pukul 02.30 waktu setempat (23.00 GMT), sementara warga Teheran melaporkan adanya suara ledakan dari pertahanan udara.

Menurut juru bicara militer Israel, target serangan tersebut adalah fasilitas produksi rudal Iran, sistem pertahanan rudal, serta infrastruktur pertahanan udara lainnya.

Iran belum memberikan konfirmasi terkait kerusakan atau korban yang terjadi akibat serangan ini, yang merupakan respons atas serangan rudal Iran ke wilayah sekitar Tel Aviv pada 1 Oktober lalu, sebagai reaksi atas pembunuhan pimpinan Hizbullah, Hassan Nasrallah, pimpinan Hamas Ismail Haniyeh, dan komandan IRGC Abbas Nilforoushan.

Gedung Putih mendesak agar serangan Israel pada Sabtu dini hari ini bisa mengakhiri konflik kedua belah pihak, dan memperingatkan Teheran mengenai “konsekuensi” jika melakukan serangan balasan terhadap Tel Aviv.

Namun, pihak militer Iran memperingatkan bahwa serangan dari Israel akan ditanggapi dengan respons yang lebih keras.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here