Pasukan Israel Tembak Mati Wartawan di Gaza

Ilustrasi Palestina membawa tubuh Layth Abu Naim, seorang Palestina berusia 16 tahun yang dibunuh oleh tentara Israel pada 30 Januari 2018/ Anadolu

GAZA – Seorang wartawan Palestina yang ditembak oleh pasukan Israel selama demonstrasi massa di sepanjang perbatasan Gaza telah meninggal karena luka-luka di tubuhnya.

Kementerian kesehatan Palestina mengatakan Yaser Murtaja, seorang fotografer dengan agensi Ain Media yang bermarkas di Gaza, ditembak di perut di Khuza’a di selatan Jalur Gaza pada hari Jumat (6/4/2018).

Murtaja dipukul meskipun mengenakan jaket antipeluru biru yang bertuliskan jurnalis.

Hosam Salem, seorang fotografer di tempat kejadian, mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Jumat bahwa ia menyaksikan Murtaja jatuh ke tanah setelah ditembak oleh pasukan Israel.

“Yaser sedang mengambil gambar dengan kameranya di sebelahku ketika kami mendengar suara tembakan,” kata Salem. “Dia jatuh ke tanah dan berkata, ‘Saya telah ditembak, saya tertembak.'”

Persatuan Jurnalis Palestina mengatakan tujuh wartawan lainnya terluka dalam unjukrasa Jumat, dan mereka menggambarkannya sebagai “kejahatan yang disengaja yang dilakukan oleh tentara Israel”.

Persatuan Jurnalis menyerukan PBB untuk melindungi wartawan dan menerapkan Resolusi PBB 2222 ke dalam langkah-langkah konkret.

Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel mengatakan bahwa “tidak bermaksud untuk menembak wartawan, dan keadaan di mana wartawan yang diduga terluka oleh tembakan tentara Israel tidak diketahui dan sedang diselidiki”.

Advertisement