spot_img

Patahan Tanah Gerak di Cianjur Terus Memanjang, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian

CIANJUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat pergerakan tanah masih terjadi di Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, dimana longsoran dan patahan terus memanjang.

Kordinator Lapangan TDB Pergerakan Tanah Bojongpicung Herman, Senin (6/5), mengatakan meski dua hari terakhir tidak terjadi hujan lebat di lokasi, namun longsoran dan pergerakan tanah terus meluas, sehingga warga yang tidak mengungsi diminta waspada.

“Per hari ini, petugas mencatat panjang longsor bertambah menjadi 110 meter dengan lebar 25 meter, sedangkan patahan di dua kampung, Cinde dan Kampung Sukajadi bertambah dalam sekitar 110 centimeter,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta 65 kepala keluarga atau 240 jiwa untuk bertahan di pengungsian hingga TDB tuntas dan hasil penelitian Badan Geologi serta BMKG keluar, guna memastikan kelayakan perkampungan untuk kembali ditempati.

Pihaknya belum bisa memastikan apakah relokasi akan dilakukan atau tidak karena masih menunggu hasil penelitian tim ahli, namun Pemkab Cianjur sudah meminta pihak desa dan kecamatan mencari lahan untuk relokasi puluhan KK itu.

“Kalau melihat laporan setiap hari, kemungkinan perkampungan akan direlokasi namun kami masih menunggu hasil dari tim ahli, namun gambaran sudah kami berikan pada warga guna keamanan dan kenyamanan terkait relokasi,” katanya.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles