PBB: Ancaman Terhadap Pekerja Bantuan di Afghanistan Meningkat

Ilustrasi, kamp pengungsi / samaa TV

AFGHANISTAN – PBB mengingatkan mengenai meningkatnya ancaman terhadap para pekerja bantuan di Afghanistan yang kerap menjadi sasaran.

“Saya sangat prihatin pekerja bantuan menjadi sasaran , dengan 93 rekan kita diculik sejak awal tahun ini,” kata Stephen O’Brien, koordinator bantuan darurat PBB, saat berkunjung di Afghanistan, Rabu (7/9/2016).

“Semua pihak berkewajiban untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum kemanusiaan internasional dan memastikan warga sipil dan pekerja bantuan dilindungi,” tambahnya, dikutip dari VOA Indonesia.

O’Brien mengatakan komunitas kemanusiaan di Afghanistan memerlukan bantuan darurat 150 juta dolar untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan menyelamatkan warga Afghanistan selama empat bulan ke depan dengan tingkat pengungsian yang tinggi.

“Para keluarga dan komunitas yang mengungsi adalah campuran pengungsi dari Pakistan dan ratusan ribu orang yang terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka tahun ini karena konflik di Afghanistan,” kata O’Brien.

Selain itu, mendesaknya kebutuhan bantuan kemanusiaan di Afghanistan, membuat O’Brien mengimbau kepada masyarakat internasional agar secepatnya meningkatkan bantuan. Sekitar 1,1 juta orang yang diperkirakan akan menjadi pengungsi di dalam negeri dan di negara lain sampai akhir tahun.

PBB mengatakan lebih dari 5.000 warga Afghanistan yang mengungsi kembali dari Pakistan setiap hari memperberat tantangan yang dihadapi komuntas kemanusiaan.

Advertisement