PBB Dapat Izin Kirim Bantuan ke Kamp Pengungsi Suriah di Perbatasan Yordania

SURIAH – PBB mengatakan mereka telah mengorganisir konvoi bantuan gabungan dengan Bulan Sabit Merah Arab Suriah ke puluhan ribu warga Suriah yang terdampar di gurun dekat perbatasan Yordania.

Badan dunia itu mengatakan konvoi itu akan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke sekitar 50.000 wanita, anak-anak dan pria yang terdampar di kamp Rukban di Suriah tenggara dekat perbatasan Irak dan Yordania.

“Situasi kemanusiaan secara keseluruhan di dalam kamp Rukban berada pada tahap kritis,” kata Ali Al-Za’tari, pejabat tinggi PBB di Damaskus, dikutip AFP, Jumat (19/10/2018).

Linda Tom, juru bicara kantor koordinasi kemanusiaan PBB, OCHA, mengatakan badan dunia itu “sangat prihatin atas situasi kemanusiaan yang memburuk” di kamp.

Kamp, rumah bagi orang-orang terlantar dari seluruh Suriah, juga terletak dekat dengan pangkalan Al-Tanf yang digunakan oleh koalisi pimpinan AS yang memerangi ISIS.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan kamp itu menderita kekurangan makanan dan obat-obatan yang parah, ditambah dengan lokasi gurun terpencilnya, penutupan perbatasan Yordania dan pasukan rezim yang memotong semua jalan ke sana.

Pengiriman terakhir bantuan PBB ke Rukban terjadi pada Januari 2018 melalui Yordania.

Badan PBB anak-anak UNICEF pekan lalu mendesak pihak-pihak yang bertikai di Suriah untuk mengizinkan pengiriman layanan kesehatan dasar ke kamp, ​​mengatakan dua bayi tanpa akses ke rumah sakit telah meninggal di sana dalam waktu 48 jam.

Pada hari Kamis, ahli bantuan kemanusiaan PBB Jan Egeland menegaskan rezim telah setuju untuk mengizinkan konvoi bantuan ke daerah Rukban.

Dia mengatakan para pejabat Rusia telah mengatakan kepadanya rezim Suriah telah menarik undang-undang kontroversial yang memungkinkan bagi pihak berwenang untuk merebut properti yang ditinggalkan oleh warga sipil yang melarikan diri dari pertempuran dalam perang sipil negara itu.

 

Advertisement