ISTANBUL – Otoritas Turki tengah mencari potongan tubuh Jamal Khashoggi hingga ke dalam hutan, setelah menduga jurnalis tersebut dimutilasi hidup-hidup.
“Kami menduga pelaku membuang potongan tubuh Khashoggi ke Hutan Belgrad yang berdekatan dengan Istanbul dan pedesaan dekat Kota Yalova,” ungkap pihak kepolisian, dikutip dari BBC, Jumat (19/10/2018).
Sampel seperti tanah dan air di gedung konsulat juga telah diambil untuk menganalisis jejak wartawan The Washington Post tersebut. Rekaman audio yang diperoleh dari intelijen Turki pun telah dirilis.
Dipaparkan, para pembunuh Khashoggi sebelumnya dilaporkan menunggu saat wartawan tersebut berjalan ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.
Sedangkan sebagian lainnya atau sebuah tim yang diduga terdiri dari 15 agen Saudi, beberapa memiliki hubungan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, sedang menunggu Khashoggi di dalam konsulat Saudi.
Ketika dia tiba pukul 1:15 sore waktu setempat pada 2 Oktober, ia ditangkap saat memasuki kantor dan kemudian dipukuli serta disiksa sampai mati.
Sebelum menemui ajalnya, para pembunuh Khashoggi memutilasi beberapa anggota tubuhnya, mulai dari jari hingga memenggal kepala. Laporan mengatakan pria itu tewas dalam waktu tujuh menit.
Seorang ahli forensik yang bertugas memotong dan membuang jurnalis tersebut menyarankan yang lainnya memakai headphone dan mendengarkan musik.
Laporan juga menyebut teriakan sekarat Khashoggi bisa didengar sebelum dia disuntik dengan obat yang tidak diketahui dan kemudian terdiam.





