PBB Desak Saudi Atasi Kelaparan di Yaman

Ilustrasi/ BBC

ETHIOPIA – Pejabat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa Arab Saudi harus mendanai langkah-langkah untuk mengatasi penyakit dan kelaparan yang meluas di Yaman, di mana kerajaan tersebut telah memimpin sebuah kampanye militer selama dua setengah tahun.

David Beasley, Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia, sangat berterus terang terhadap pejabat PBB dalam mengkritik salah satu pihak dalam sebuah konflik di Yaman. Dia meminta Saudi mengakhiri kampanye koalisi, dan dia menuduh koalisi pimpinan Saudi menghambat pemberian bantuan.

“Arab Saudi harus mendanai 100 persen (kebutuhan) krisis kemanusiaan di Yaman,” katanya, berbicara kepada Reuters di Ethiopia dalam perjalanan ke daerah-daerah yang terkena dampak kekeringan.

“Entah menghentikan perang atau mendanai krisis. Opsi ketiga adalah, lakukan keduanya. ” tambahnya lagi.

Sedikitnya 10.000 orang terbunuh dalam perang tersebut, sementara kelaparan yang meluas dan epidemi kolera yang belum pernah terjadi sebelumnya telah menyebabkan badan bantuan untuk menggambarkan Yaman sebagai salah satu bencana kemanusiaan terburuk di dunia.

Seorang jurubicara koalisi militer pimpinan Saudi yang bertempur di Yaman tidak segera mengomentari komentar Beasley.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyumbangkan $ 66 juta pada bulan Juni ke Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membantu memerangi epidemi kolera di sana.

Kerajaan tersebut mengatakan bahwa ratusan juta dolar yang telah diberikannya kepada program kemanusiaan telah menguntungkan warga sipil di kedua sisi konflik Yaman.

Advertisement