PBB Ingatkan Pertempuran Terbaru di Idlib Bisa Jadi Bencana Kemanusiaan

Ilustrasi Serangan di Idlib, 8 September 2018/ Anadolu

SURIAH – PBB mengatakan potensi pertempuran di provinsi Idlib Suriah dapat mengakibatkan bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21.

Mark Lowcock, wakil sekretaris jenderal PBB dan koordinator bantuan darurat, mengatakan,  “Operasi apa pun dengan kekuatan militer penuh akan melepaskan mimpi buruk kemanusiaan seperti yang pernah kita saksikan di Suriah.”

Sekitar 1,5 juta orang saat ini tinggal di Idlib, sekitar setengahnya mengungsi dari bagian lain negara itu.

Turki dan Rusia sepakat September lalu untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi akan secara tegas dilarang.

Namun rezim Bashar al-Assad, secara konsisten telah melanggar ketentuan-ketentuan gencatan senjata, meluncurkan serangan yang sering di dalam zona de-eskalasi.

Dalam beberapa pekan terakhir, rezim dan sekutunya, Rusia, telah mengintensifkan serangan terhadap kantong pemberontak besar terakhir. Serangan itu mengancam untuk melepaskan bencana kemanusiaan besar dengan 180.000 warga sipil terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam tiga minggu terakhir.

Seratus delapan puluh orang terbunuh pada waktu itu dan 80.000 orang terpaksa berlindung di ladang terbuka atau di bawah pohon, menurut Lowcock.

“Terlepas dari peringatan kami, ketakutan terburuk kami sekarang menjadi kenyataan,” ujar  Lowcock, kepada Dewan Keamanan PBB, dikutip Anadolu.

Advertisement