GAZA—Seorang pejabat PBB mewanti-wanti, situasi di Gaza yang saat ini dikuasi Hamas kian tak menentu. Perdamaian antara Palestina dan Israel pun akan sulit diwujudkan.
Dilansir dari Kantor Berita NAM, Selasa (18/10/2016), Direktur Operasional Badan PBB untuk Bantuan Palestina (UNRWA), Bo Schack mengatakan, blokadi yang dilakukan Israel berdampak sagat negatif terhadap kehidupan rakyat Palestina. Dia mengingatkan konsekuensi blokade ini membuat warga samakin sulit “bergerak”.
Israel melakukan blokade terhadap Jalur Gaza secara ketat sejak Hamas mengambil kendali kota ini dalam pemilu 2007 lalu. Israel juga melancarkan tiga serangan besar-besaran di Jalur Gaza pada tahun 2008, 2012 dan 2014. Kerusakan infrastruktur menjadikan ekonomi di kawasan ini tepruruk. Tingkat kemiskinan dan pengangguran juga semakin tinggi.
Perang tahun 2014 lau misalnya, mengakibatkan 2.140 orang tewas dan 1000 lainnya terluka. Bo Schack menegaskan, tindakan-tindakan Israel tidak akan membawa perdamaian dan stabilitas di Gaza.





