BOGOR, KBKNews.id – Nuansa semangat dan kebersamaan menyelimuti ruang RK 102 STIM Budi Bakti saat puluhan mahasiswa resmi dilepas untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025. Acara yang digelar pada Selasa (29/7/2025), pagi tersebut tak hanya menjadi seremoni pelepasan, melainkan juga menandai dimulainya perjalanan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan bertajuk “Pelepasan Mahasiswa KKN STIM Budi Bakti Tahun 2025”, para peserta dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) hadir dengan penuh antusias.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga 11.30 WIB, diawali dengan sambutan dari perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM).
Kepala LPPM STIM Budi Bakti, Subhan Munafis, S.Hut., M.M, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN merupakan wadah penting untuk pengembangan karakter dan kontribusi nyata mahasiswa terhadap masyarakat.
“KKN bukan sekadar tugas kuliah. Ini adalah panggilan untuk menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat,” ujarnya tegas.
Para mahasiswa akan disebar ke berbagai lokasi untuk melaksanakan sejumlah program kerja berbasis kebutuhan lokal. Program-program tersebut antara lain meliputi pelatihan literasi keuangan, pengelolaan dan pemberdayaan UMKM, serta pendampingan administrasi desa. Semua kegiatan dirancang sebagai bentuk nyata kolaborasi antara kampus dan komunitas.
Ketua STIM Budi Bakti, Rina Fatimah, S.Sos., M.Si., MM, dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra masyarakat dalam proses pembelajaran bersama.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program KKN ditentukan oleh kesungguhan dalam membangun interaksi yang produktif dan berdampak.
Menutup rangkaian acara, para mahasiswa tampak penuh semangat dan optimisme untuk segera terjun ke masyarakat. Dibekali dengan pengetahuan akademik dan semangat pengabdian, mereka siap menyelami dinamika sosial secara langsung dan memberikan kontribusi nyata.
Pelepasan ini menjadi momentum awal dari perjalanan penting bagi para mahasiswa STIM Budi Bakti. Bukan sekadar mengabdi, tetapi menjadi bagian dari perubahan positif di tengah masyarakat.




