YANGON—Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon mengeluarkan peringatan kepada warga negara Indonesia yang berada di Myanmar. Peringatan ini terkait dengan penembakan pengacara muslim Myanmar yang juga penasihat partai NLD, Ko Ni.
Dalam salinan surat yang diterima KBK, Ahad (29/1/2017), KBRI meminta WNI di Myanmar, khususnya di Yangon untuk tetap tenang namun berhati-hati. “KBRI Yangon juga mengingatkan agar selalu mengikuti petunjuk serta arahan otoritas setempat,” demikian salah satu imbauannya.
Selain itu, WNI juga diminta untuk memerhatikan lokasi-lokasi yang akan dikunjungi serta mempertimbangkan urgensi kepergian warga ke suatu tempat yang akan dituju. KBRI juga mengimbau WNI untuk tidak mengenakan atribut dengan symbol kenegaraan secara demonstratif.
“KBRI Yangon memohon kiranya WNI tidak terpancing apabila ada tindakan provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab sebagai akibat dari insiden tersebut.”





