MOSKOW – Pengadilan PBB memutuskan agar Rusia untuk segera membebaskan tiga kapal angkatan laut Ukraina dan puluhan awak, yang ditangkap dalam sebuah konfrontasi di lepas Semenanjung Krimea pada November.
VOA melaporkan, Mahkamah Hukum Laut Internasional (ITLOS) yang berbasis di Jerman sebelumnya mengeluarkan putusan itu pada Sabtu (25/5/2019) setelah menggelar sidang awal bulan ini.
Penangkapan itu terjadi dalam konfrontasi pada 25 November 2018 di Selat Kerch, yang memisahkan Krimea dari Rusia daratan.
Rusia bersikukuh kapal-kapal itu hendak memasuki Laut Azov lewat Selat Kerch, melawan perintah Rusia untuk berhenti karena Rusia telah menutup jalur air itu untuk sementara.
Rusia telah mendakwa para awak kapal itu dengan tuduhan melanggar perbatasan dan mengatakan mahkamah tidak memiliki yurisdiksi atas isu itu karena adanya aktivitas militer di wilayah itu. Rusia tidak menghadiri sidang ataupun sesi pada Sabtu.




