Pengungsi Gempa Pasaman Capai 6.000 Orang

Pengungsi gempa Pasaman/ Kompas.com

PASAMAN BARAT – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sekitar 6.000 warga telah mengungsi selepas terjadinya gempa bermagnitudo 6,1 di timur laut wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Jumat 25 Februari 2022.

Menurut BNPB, sebagian besar pengungsi tersebar di 35 lokasi di wilayah kabupaten Pasaman Barat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat mencatat sebanyak 5.000 warga mengungsi di 35 titik wilayah Kecamatan Talamau, Pasaman, dan Kinali.

Warga didominasi dari wilayah Kecamatan Talamau yang merupakan wilayah dengan dampak terparah setelah gempa.

Sementara itu 1.000 pengungsi lainnya merupakan warga yang terdampak di sekitar wilayah Kabupaten Pasaman.

Tidak hanya di wilayah yang telah disebutkan, sejauh ini petugas juga telah mengamankan sebanyak 16 keluarga terdampak, yang seluruhnya terdiri atas 53 orang dari Kabupaten Lima Puluh Kota

Menurut data BNPB, gempa bermagnitudo 6,1 yang terpusat di timur laut wilayah Pasaman Barat itu telah menyebabkan 10 orang meninggal, 10 orang luka berat, dan 76 lainnya mengalami luka ringan.

Mengenai kerugian material, BNPB melaporkan 103 rumah rusak berat, 5 rumah rusak sedang, dan 317 rumah rusak ringan.

Rentetan gempa tersebut juga mengakibatkan kerusakan fasilitas pendidikan, balai masyarakat, aula Kabupaten Pasaman Barat, bank, serta bangunan tempat ibadah.

 

Advertisement