JAKARTA – Memilih makanan yang tepat saat sahur dapat memengaruhi kondisi stamina selama berpuasa. Menurut ahli nutrisi Widya Fadila M.KM, untuk menjaga energi selama berpuasa, sebaiknya memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks saat sahur agar gula darah tidak meningkat drastis.
“Disarankan untuk menggunakan karbohidrat kompleks seperti campuran ubi atau beras merah, dan menghindari karbohidrat berbahan gluten,” kata Widya, dilansir dari Antara, Jumat (31/3/2023).
Beberapa jenis makanan karbohidrat yang mengandung gluten yakni gandum, roti, pasta, dan sereal. Sementara itu, beras putih tidak mengandung gluten, tetapi memiliki kandungan gula yang cukup tinggi dibandingkan dengan jenis beras lainnya.
“Beberapa orang mungkin mengalami kembung dan gangguan asam lambung saat berpuasa, karena mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat berbahan gluten yang dapat meningkatkan glukosa di lambung,” jelas Widya.
Widya juga menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang kaya protein saat berpuasa, karena dapat memberikan asupan energi yang lebih stabil dan membuat kenyang lebih lama.
Selain itu, protein juga membantu mencegah terjadinya penurunan massa otot saat berpuasa.
Disarankan untuk mengombinasikan protein hewani dan nabati seperti daging ayam, telur, tahu, tempe, dan kacang-kacangan seperti kacang polong atau kacang merah.
“Jangan hanya daging ayam saja, namun kombinasi dengan protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan,” jelas Widya.
Selain itu, pilihlah makanan yang mengandung lemak sehat alami seperti dari buah alpukat dan biji-bijian. Menurut Widya, lemak sehat membantu penyerapan mineral, vitamin A, D, dan E lebih optimal.
“Saya harus menyebutkan lemak sehat, ya. Kalau saya hanya sebut lemak, akan diasumsikan segala jenis lemak itu bagus untuk dikonsumsi,” jelas dia.
Widya juga menganjurkan untuk menghindari makanan yang megandung lemak jahat seperti gorengan hingga kental manis yang sering dikonsumsi saat berpuasa.





