Pepaya dan Kambing Bisa Menularkan Covid-19?

Presiden Tanzania John Magufuli mengungkapkan, dari hasil penelitian di negaranya, satwa dan tanaman seperti kambing dan pepaya juga bisa menularkan Covid-19. Wallahu a'lam!

PRESIDEN Tanzania John Magufuli mencurigai adanya sabotase penyebaran Covid-19 oleh pihak-pihak tertentu di negaranya dan ia mengaku telah menemukan buah-buahan dan satwa yang terpapar virus itu.

Dari penelitian lab terhadap sejumlah varietas tanaman dan ternak yang dilakukan secara rahasia, menurut Magufuli seperti dikutip AFP, buah papaya, kambing dan burung puyuh ada yang positif terpapar virusĀ  penyebab pandemi global itu.

Magufuli langsung meminta Menteri Konstitusi dan Hukum Mwigulu Nchemba yang baru dilantik untuk melakukan investigasi mendalam terkait kemungkinan konspirasi permainan kotor, sabotase atau keteledoran yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab.

Tanzania tecatat sebagai negara yang kurang abai terhadap ancaman pandemi Covid-19 tercermin dari tidak dilakukannya social distancing, apalagi lockdown, sekolah-sekolah, perkantoran dan pasar-pasar tetap buka seperti biasa.

Presiden Magufuli bahkan mengkritik penutupan masjid di Dar Es Salaam (1/5) sebagai langkah pencegahan terhadap wabah itu dan menganggap aneh pelarangan tersebut.

ā€œJika kalian takut, biarkan jamaah lain datang dan beribadah,” ujarnya Ā dan ia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah Madagaskar untuk menyediakan ramuan mujarab penyembuh Covid-19 dalam 10 hari.

Menurut catatan, sampai akhir April lalu ada 16 pasien meninggal akibat Covid-19 dan 480 orang terpapar di negara di wilayah timurĀ  benua Afrika tersebut.

Magufuli dituding menyembuyikan fakta jumlah korban jauh lebih banyak, walau ia berkilah, kecilnya angka korban bisa terjadi jika lab atau stafnya merekayasa, melakukan sabotase atau reagen impor yang digunakan untuk pengetesan bermasalah.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), penularan Covid-19 baru terbukti melalui manusia yang telah terinfeksi berasal dari Ā droplet Ā saatĀ  bersin atau batuk dan belum dipastikan adanya penularan dari satwa (zoonosis), apalagi tanaman.

Sedangkan satwa Ā yang positif terinfeksi Covid-19 baru terdeteksi pada seekor harimau Melayu dan enam jenis kucing besar penghuni Kebun Binatang Bronx, New York.

Pandemi Covid-19 yang menyebar di 210 negara sampai 5 Mei telah menewaskan sekitar 247-ribu orang, memapar 3,5 juta orang, sekitar 1,1 juta diantaranya dinyatakan sembuh.

Selain menyebar maut, bencana Covid-19 juga melumpuhkan roda-roda perekonomian dan berbagai kegiatan usaha di seluruh dunia tidak terkecuali Indonesia.

Lebih parah lagi, Covid-19 juga menuai kontroversi dan pertentangan terkait kebijakan penanggulangannya, saling curiga, politisasi oleh (oknum) elite dan penguasa serta menyuburkan hoaks di medsos. (AFP/NS)

 

 

 

 

 

 

Advertisement