Banjir Pidie, BMKG Sudah Keluarkan Peringatan Dini

Ilustrasi Banjir di Aceh/Ist
ACEH – Peringatan dini dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Blang Bintang, Aceh Besar, tentang cuaca buruk yang diperkirakan melanda wilayah Aceh dalam tiga hari ke depan.
Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasidatin) BMKG Blang Bintang Zakaria di Banda Aceh mengatakan, peringatan dini cuaca buruk tersebut disampaikan menyusul diprediksinya hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat serta disertai petir.
“Hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat akan terjadi di sejumlah daerah di provinsi Aceh sampai tiga hari ke depan. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada,” kata Zakaria, diberitakan Antara, Selasa (28/2/2017).
Zakaria menyebutkan  potensi curah hujan ringan hingga sedang untuk tiga hari ke depan meliputi wilayah Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie bagian utara, Pidie Jaya bagian utara, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara dan Aceh Tenggara.
Sedangkan berpotensi hujan sedang hingga lebat meliputi wilayah Pidie bagian tengah/selatan, Pidie Jaya bagian selatan, Aceh Barat, Aceh Barat Daya dan Simeulue.
Kemudian, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Tengah, Gayo Luwes, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Sebagian Aceh Utara bagian timur.
“Hujan yang terjadi di seluruh Aceh disebabkan adanya sirkulasi sinklonik di Samudera Hindia bagian barat. Siklus ini akibat besarnya gaya tarik udara dari Samudera Pasifik menuju Samudera Hindia bagian barat daya Aceh.

BMKG Aceh menghimbau masyarakat, terutama yang berada di bantaran sungai supaya lebih hati-hati akan bencana banjir bandang dan banjir genangan.

Sementara itu banjir sudah terjadi di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, dimana 107 KK dilaporkan mengungsi akibat banjir luapan Waduk Rajui, pad Selasa pagi. Banjir diperkirakan mencapai ketinggian 1,5 meter.

Advertisement