
JAKARTA, KBKNEWS.id – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Lebanon.
Melalui pernyataan resminya, Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para prajurit sekaligus memberikan penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam menjalankan tugas negara di bawah misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Innalillahi wa innailaihi rajiun, turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa pengabdian para prajurit tersebut merupakan wujud keberanian dan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia serta membawa nama baik bangsa di kancah internasional. Pemerintah, lanjutnya, memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan mereka.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI mendesak dilakukannya penyelidikan menyeluruh terkait rangkaian serangan di Lebanon yang menyebabkan gugurnya personel Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Indonesia meminta proses investigasi dilakukan secara cepat, transparan, dan menyeluruh guna mengungkap fakta serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Pemerintah juga menilai serangan berulang terhadap personel penjaga perdamaian Indonesia dalam waktu berdekatan sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
Diketahui, dua prajurit TNI gugur dalam serangan kedua yang terjadi di dekat Bani Hayyan, Lebanon, pada Senin (30/3), hanya sehari setelah Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan artileri di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut.




