Pertempuran di Rakhine, PBB: 4.500 Warga Desa Terlantar

Ilustrasi patroli Tentara Myanmar di pengungsian Rohingya di Rakhine/ VOA

MYANMAR – PBB mengatakan ada lebih dari 4.500 warga desa telah terlantar akibat serangan terbaru dalam pertempuran antara militer Myanmar dan Tentara Arakan di negara bagian Rakhine.

Juru bicara PBB Farhan Haq, mengatakan, sebagaimana dilansir Antara, gerakan pasukan dan bentrokan terus berlangsung selama beberapa hari terakhir setelah serangan oleh kelompok gerilyawan di pos-pos polisi di Kotapraja Buthidaung pada 4 Januari.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan memimpin misi 29-31 Desember ke desa-desa Taung Min Kalar dan Kan Sauk di kota Kyauktaw dan Auk Thin Pone Tan dan Hpar Kywe Wa di kota Ponnagyun, yang saat itu menampung 1.600 pengungsi orang.

Pertempuran diperbarui di negara bagian Rakhine pada awal Desember antara pasukan pemerintah dan Tentara Arakan yang pemberontak, yang menginginkan otonomi yang lebih besar bagi Rakhine, di mana kelompok etnis Rakhine yang mayoritas beragama Budha merupakan mayoritas.

Dalam bentrokan ini tentara Arakan tidak menyebut agama sebagai faktor pemberontakannya.

Advertisement