Petani Kopi Solok Sirukam Berdaya bersama Dompet Dhuafa

SOLOK – Sekelompok petani Kopi Solok Sirukam berdaya bersama Dompet Dhuafa. dan kelompok beranggotakan 25 petani ini berhasil membentuk koperasi dua tahun setelah berdiri yakni pada 2021.

Perkembangan kelompok pemberdayaan ini terlihat pada meningkatkan jumlah anggota, jumlah produksi, kualitas produksi, varietas, hingga pemasaran yang makin menjangkau secara luas. Sementara program pemberdayaan ini secara khusus membudidayakan kopi jenis arabika.

Di antara varietas yang dikembangkan adalah gayo, longberry, dan sigararutang. Di luar lahan-lahan pemberdayaan, masyarakat Sirukam juga ada yang budi daya kopi jenis robusta.

Kelompok ini juga kemudian membangun sebuah tempat pengolahan hasil kebun kopi dengan luas kawasan 60 x 40 meter persegi. Nasril Abeng ketua koperasinya menjelaskan  Kelompok Petani Kopi Solok Sirukam awalnya ada 25 anggota dan bertambah terus menjadi 65 anggota.

Kala itu, tahun 2019, para petani membuat lubang tanam di lahannya. Kemudian Dompet Dhuafa memberikan bibitnya sebagai bentuk modal awal. Awal tanam pertama kali digulirkan sebanyak 250 pohon. Kini, setiap sebulan mereka bisa memanen 3 ton buah ceri kopi. Selanjutnya, ceri-ceri diolah menjadi biji kopi yang akan didapatkan sebanyak 800 Kg.

Abeng menjelaskan, karakteristik arabika Solok Sirukam ini setelah melalui tes lab, terdiri dari pisang, durian, nangka, kayu manis, dan melati. Hasil kaping kopi ini bahkan sudah pernah diuji di Belanda. Hasilnya memiliki skor 86.

“Permintaan dari Belanda memang belum banyak. Jadi lebih banyak pasarnya adalah lokal di beberapa rumah kopi di Padang, Sumatra Barat, dan Yogya,” jelasnya, Sabtu (14/10/2023).

Saat ini, Abeng dan rekan-rekan anggota kelompok tengah melakukan eksperimen fermentasi luwak. Upaya ini mendapat dukungan dari para mahasiswa yang saat itu sedang melakukan KKN di sana.

“Ini baru penjajakan awal. Semoga bisa mendapatkan hasil yang baik, sehingga layak dipasarkan untuk menambah varian baru,” harapnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here