
GAZA – Pemimpin gerakan perlawanan Palestina di Jalur Gaza yang terkepung menegaskan bahwa Masjid al-Aqsa akan dibebaskan dari cengkeraman penjajah Israel melalui upaya semua faksi Palestina dalam waktu dekat.
Berbicara pada konferensi dukungan terhadap perlawanan Palestina dan Yerusalem al-Quds pada hari Minggu (20/6), Yahya al-Sinwar mengatakan semua bagian dari masyarakat Palestina akan menyukseskan kemenangan dalam pertempuran Yerusalem al-Quds.
Menurut kantor berita Shehab yang dikutip Arrahman, Sinwar lebih lanjut mengatakan bahwa bangsa Palestina sudah dekat dengan pembebasan Masjid al-Aqsa dan akan melaksanakan sholat jamaah disana.
“Saya yakin banyak dari kalian yang telah mencapai usia tua akan memiliki semangat muda pada hari kebangkitan agung, dan akan bersaing dengan para pemuda untuk berebut Kalashnikov (senjata buatan Rusia)”.
Menurut Sinwar, posisi Palestina tidak berubah terlepas tindakan negara-negara tertentu untuk menormalkan hubungan dengan rezim Zionis.
Pasukan Israel baru-baru ini menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem al-Quds, dan menyerang warga Palestina yang mengutuk penghinaan oleh pemukim terhadap Nabi Muhammad (saw).
Orang-orang Palestina memandang apa yang disebut “pawai bendera” itu sebagai upaya provokatif dimana pemukim Israel menunjukkan dominasi mereka atas wilayah yang diduduki.




