BANDUNG – Bocornya pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung di daerah Jagabaya, Pangalengan, Kabupaten Bandung membuat pasokan air minum bagi warga terganggu.
Pipa transmisi berukuran 1000 milimeter tersebut menjadi penghantar air baku PDAM dari Cikalong ke Badak Singa, Kota Bandung.
“Kebocoran itu kami ketahui terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB,” kata Direktur PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi, Kamis (6/4/2017).
Akibat kebocoran itu, diperkirakan pelayanan air bersih kepada masyarakat terganggu dalam 4 hari ke depan.
“Areal layanan yang terganggu sebagian besar di wilayah timur, tengah dan selatan. Saat ini kami sedang menupayakan penggantian pipa dan penggantian air baku dengan memanfaatkan sungai Cikapundung,” tegasnya, mengutip fokusjabar.
Sementara itu dilansir sindonews, Sonny mengatakan ada 20.000 pelanggan yang akan terganggu karena sistem sudah saling terkoneksi. “Jadi jatah air bersih yang biasa diberikan lebih sedikit dan tidak akan mati total,” jelasnya.
Beberapa daerah yang terganggu mendapatkan pasokan air bersih, adalah wilayah Bandung Timur meliputi Jalan Jenderal AH Nasution dan sekitarnya, sebagian Cicaheum, Kompleks Antapani, sampai Jalan Soekarno-Hatta, Ciwastra dan sekitarnya.
Wilayah Bandung Barat I, meliputi Jalan Astana Anyar, Jalan Pagarsih, Jalan Kopo, sampai Jenderal Sudirman, Jalan Gardu Jati dan sekitarnya. Wilayah Bandung Barat II meliputi Jalan Cibaduyut, Jalan M Toha, Jalan Kembar, sampai Jalan Moh Ramdhan, Jalan Otto Iskandar Dinata dan Sekitarnya.





