Polisi Bantah Ibu di Berau Meninggal akibat Desak-desakan saat Antri Minyak

Ilustrasi Minyak Goreng/ Foto: Tempo.co

BERAU – Kapolsek Teluk Bayur AKP Kasiyono membantah jika seorang ibu di Berau  antri minyak di Alfamidi meninggal akibat berdesak-desakan.

Sebelumnya sempat viral video mengenai kejadian ini dan disebutkan ada berdesak-desakan. Meski demikian, perwira polisi tersebut menegaskan saat kejadian tak ada kerumunan warga. Situasi di depan minimarket kondusif dan tak begitu padat oleh warga yang mengantre minyak.

“Jadi kami tegaskan sekali lagi, tak ada desak-desakan warga,” pungkasnya.

Berdasarkan keterangan dari saksi atau warga yang ikut mengantri, Sandra (41) meninggal saat turun dari motor dan hendak antri minyak.

Sebelumnya Sandra sudah diperingatkan suaminya untuk tidak ikut antri minyak karena sudah mengeluh dadanya sakit.

Diketahui, kelangkaan minyak goreng terjadi di berbagai daerah. Kementerian Perdagangan mengklaim ini akibat panic buying masyarakat. Padahal, sejumlah bukti menunjukkan stok langka di pasar.

Selain itu, polisi menemukan berbagai penimbunan stok di sejumlah gudang. Namun, aparat tak menjerat pengusaha dengan alasan administrasi

Advertisement