Polisi Israel Tembak Mati Pria Palestina yang Diduga Lakukan Penyerangan di Yerusalem

Ilustrasi Polisi Israel, Foto: Anadolu
YERUSALEM – Seorang pria Palestina telah ditembak mati oleh polisi Israel ketika ia diduga melakukan serangan penikaman di luar Kota Tua di Yerusalem pada hari Sabtu.

Menurut kantor berita resmi Palestina Wafa, saksi mata mengatakan pria itu ditembak beberapa kali dan dibiarkan berdarah di dekat Gerbang Singa (juga dikenal sebagai Bab al-Asbat) sebelum paramedis Israel tiba di tempat kejadian.

Sebuah video yang diposting di media sosial muncul untuk menunjukkan seorang pria dengan jaket gelap dan celana jeans biru muda terbaring tak bergerak di tanah, dengan sejumlah pasukan Israel berdiri di dekatnya.

Polisi Israel mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka telah meminta orang itu untuk berhenti sebelum “dia berbalik ke arah mereka dengan tujuan untuk melukai mereka”.

“Polisi merespons dengan cepat sambil menembak ke arahnya, menetralisirnya dan mencegah bahaya,” kata pernyataan itu.

Petugas medis Israel mengatakan pasukan keamanan, sementara menembaki tersangka, telah melukai ringan seorang wanita berusia 42 tahun di kakinya.

Pasukan Israel menutup gerbang yang mengarah ke Kota Tua sebelum kemudian dibuka kembali.

Penembakan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah rencana Timur Tengah kontroversial Presiden AS Donald Trump.

Ada bentrokan harian antara pasukan Israel dan Palestina di Tepi Barat yang diduduki sejak rencana itu dirilis pada akhir Januari, dengan lima warga Palestina tewas sejauh ini.

Advertisement