Polisi Sebut Potongan Jari Manusia dalam Sayur Lodeh di NTT Berasal dari Potongan Tahu

Ilustrasi Sayur lodeh/ foto: Republika

BELU, NTT – Polisi mengatakan berdasarkan keterangan saksi pelapor, potongan jari manusia yang ditemukan dalam mangkuk sayur lodeh di Belu, NTT, berasal dari dalam tahu.

“Dalam sayur lodeh tersebut terdapat campuran sayuran, tempe, dan tahu. Nah, saat dia (saksi pelapor) membuka tahu tersebut, potongan jari manusia jatuh ke piringnya,” kata Kasat Reskrim Polres Belu Iptu Djafar Awad Alkatiri, dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (15/12).

Djafar pun mengatakan penyidik kembali memeriksa Petrus untuk mendalami keterangannya.

Jari manusia itu mulanya ditemukan Petrus Watu saat memesan makanan di salah satu warung makan di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.

“Saksi pelapor juga kita dalami keterangannya, karena keterangan awalnya dia menyatakan (potongan jari) ada di dalam tahu, biar lebih jelasnya seperti apa,” ucapnya.

Saat ini bukti potongan jari tersebut disimpan di Puskesmas Manleten. Rencananya pada Jumat (16/12) akan dibawa ke RSB Titus Uly untuk dilakukan pemeriksaan oleh ahli forensik.

Kapolres Belu AKBP Yoseph Krisbianto mengungkapkan jari yang ditemukan dalam sayur lodeh tersebut diduga milik orang dewasa.

Hingga kemarin, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk dari pihak warung dan pihak dari tempat pembuatan tahu.

 

Advertisement