LONDON – Polisi anti-terorisme Inggris pada Sabtu (25/3/2017) menyatakan, mereka masih yakin pria pelaku serangan di luar gedung parlemen pekan ini beraksi seorang diri.
Pria mualaf kelahiran Inggris bernama Khalid Masood (52) ditembak mati setelah menewaskan empat orang termasuk seorang polisi dalam aksi kekerasan pada Rabu, (22/3/2017) saat ia menabrakkan mobilnya ke pejalan kaki dan mencoba menerobos ke dalam gedung parlemen di pusat Kota London.
ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dan penyelidikan polisi sejak itu difokuskan untuk mengetahui apakah Masood telah beraksi dengan kaki tangannya.
Deputi Asisten Komisioner Neil Basu mengatakan tidak ada data intelijen yang menunjukkan bahwa serangan lanjutan telah direncanakan.
“Kami masih meyakini bahwa Masood beraksi sendirian pada hari itu,” kata Basu dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita Reuters.
Seperti dilansir Antara, Basu mengatakan, meski pun ia beraksi sendirian, polisi harus memberikan penjelasan sebanyak mungkin untuk menenangkan warga London.





