SAMARINDA – Peduli dengan anak jalanan, personel Polresta Samarinda, Kalimantan Timur mengajar mengaji anak jalanan yang kerap berada di kawasan pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso.
Kegiatan positif itu dilakukan Kamis (19/1/2017) pagi tadi sekira pukul 09.00 WITA, di bangunan kantor Pelabuhan Samarinda, oleh personel Polsek Kawasan Pelabuhan.
Dalam kegiatan belajar mengaji tersebut diikuti 11 yang menyimak arahan dari personel Polsek, Aipda Abdul Kholiq.
“Kalau pekan kemarin, anak-anak buruh yang buta aksara dan buta huruf, semuanya diberikan bimbingan belajar membaca. Sekarang, dipercayakan kepada personel yang paham baca Alquran,” kata Kasubbag Humas Polresta Samarinda Iptu Hardi, dikutip dari merdeka.com.
Mereka menargetkan kegiatan seperti ini dilakukan seminggu sekali, “Targetnya rutin dilakukan seminggu sekali. Kalau sekarang yang kedua kali. Kalau pekan kemarin soal buta aksara, kalau sekarang memberikan ajaran hapalan-hapalan Al Quran, surat-surat pendek. Seperti Al Fatihah, Al Ikhlas, An Naas, dan juga hapalan Pancasila,” ujar Hardi.
Diterangkan Hardi, upaya yang dilakukan personel Polresta Samarinda, mengimplementasikan kebijakan program Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin.
“Ini adalah kebijakan program Kapolda adalah Babinkamtibmas memberikan pembelajaran, sebagai guru hanya di daerah luar. Maksudnya daerah terpencil. Tapi di Samarinda kan tidak ada daerah terpencil,” sebut Hardi.
“Di Samarinda, semua sekolah kan sudah diisi guru. Nah kalau ini, anak jalanan yang tidak terperhatikan, kita ambil alih, polisi yang ambil alih,” tambahnya.
Sementara pemilihan lokasi di pelabuhan, dengan alasan banyaknya anak buruh pelabuhan dan pedagang di sekitar pelabuhan, yang memerlukan bantuan untuk diberikan pengajaran.
“Misal di sekitar pelabuhan, orangtuanya buruh, tidak mampu menyekolahkan, kemudian tidak ada waktu mengajar, kita yang ambil alih. Ini akan terus dijadwalkan rutin, akan dilakukan di tempat-tempat lin, yang benar-benar tidak ada tenaga pengabdinya,” jelasnya.





